Jumat, 11 Maret 2016

Wisata Air Terjun di Ponorogo

1. Air Terjun Pletuk, Sooko


Air Terjun Pletuk atau juga dikenal dengan nama Coban Temu adalah air terjun yang terletak di , sebelah tenggara  pusat kota Ponorogo atau lebih tepatnya sebelah selatan dari Kecamatan Pulung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 m dan berada di atas ketinggian 450 meter di atas laut. Kawasan ini dikelilingi oleh perbukitan yang menjulang tinggi, dan ditumbuhi sejumlah tanaman.

Untuk menuju ke lokasi air terjun ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Kondisi jalan ke lokasi sudah beraspal mulus akan tetapi berkelok kelok dan naik turun.

Jika berangkat dari kota Ponorogo (alun-alun) dengan mengambil arah ke kawasan Jeruksing. Dari Jeruksing (bunderan lampu lalu lintas) ini ambil ke arah timur melewati kawasan Tajug dan Sukun yang dipenuhi hutan tanaman kayu putih hingga tiba di perempatan  Pulung . Bila lurus akan menuju ke Kecamatan Pudak, arah kiri ke Kecamatan Pulung dan ke arah kanan ke Kecamatan Sooko.

Selanjutnya ambil arah ke kanan, melewati pasar tradisional Kecamatan Pulung. Setelah menempuh kurang lebih 20 menit akan tiba di kecamatan Sooko dengan terlebih dahulu melewati hutan jati di kiri kanan jalan Pulung - Sooko. Dan akhirnya dari kecamatan ini selanjutnya ikuti petunjuk arah menuju lokasi Air Terjun Pletuk berada.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum, dari Terminal Seloaji, Ponorogo naik angkutan umum jurusan Sooko. Akan tetapi saat ini jarang sekali angkutan umum ke Sooko yang mangkal di terminal. Kebanyakan pada mangkal di Jeruksing. Jadi sebaiknya dari terminal naik dulu angkutan umum jurusan Balong/Jetis, turun di Jeruksing. Dari sana barulah naik angkutan umum jurusan Sooko,  turun di Pasar Sooko (Pasar Sombro). Selanjutnya perjalanan berganti naik ojek hingga tiba di lokasi air terjun berada. Ojek ini banyak tersedia di sekitar Pasar Sooko.

Lokasi :
Dusun Kranggan, Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo

2. Air Terjun Toyomerto, Ngebel


Air Terjun Toyomerto atau juga dikenal sebagai Air Terjun Selorejo terdiri dari 2 tingkat air dalam satu aliran yang jatuh dari tebing batu. Masing-masing tingkatan memiliki ketinggian 25 hingga 30 meter. Untuk tingkat pertama dikenal dengan nama Air Terjun Selorejo Atas dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan tingkat kedua. Untuk tingkat kedua dikenal dengan nama Air Terjun Selorejo Bawah. Pada Selorejo atas dindingnya dapat di panjat.

Posisi air terjun ini sebenarnya berada di antara dua bukit yang berhadapan. Warga sekitar menyebut kedua bukit sebagai gunung Nglengko dan Manyutan. Keduanya merupakan bagian dari pegunungan Wilis yang melintang panjang dari Madiun hingga Ponorogo. Air terjun ini mengalir dari sebuah mata air di gunung atas Manyutan. Di tebing-tebing batu gunung, banyak juga ditemukan sumber air yang lebih kecil. Airnya menjadi meresap di bebatuan tebing dan terkumpul mengalir di air terjun. Jika dirunut jauh, air terjun Selorejo bermuara di kali Catur yang mengalir hingga ke Madiun.

Lokasi :
Dusun Toyomerto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel. Kabupaten Ponorogo, Propinsi Jawa Timur.

3. Air Terjun Midodaren, Jambon


Air terjun Midodaren terletak di Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo.
30 menit perjalanan dari alun-alun Ponorogo ke arah barat menuju Kecamatan Jambon, rute selanjutnya sampai di perempatan Pasar Sumoroto belok kiri (arah selatan) lurus sampai menemukan pasar Condong kemudian belok kanan (barat) sampai menemukan Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon.



Air terjun ini sangat indah dan masih dan alami. Untuk bisa maksimal kunjungilah pada saat musim hujan karena debit airnya kecil dimusim panas. Untuk menuju ke spot ini bisa dengan mudah berkendara motor sampai ke parkiran lanjur berjalan kaki.

4. Air Terjun Widodaren, Ngebel



Air Terjun Widodaren merupakan salah satu obyek yang dimiliki Ngebel dan termasuk air terjun yang paling dekat dengan Telaga Ngebel. Air terjun ini terletak selatan dari telaga Ngebel tepatnya di Dusun Tritis Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo.




5. Air Terjun Jurang Gandul, Ngrayun




Terletak di Desa Baosanlor, tepatnya di lingkungan Bodeh Dukuh Ngembel, tidak begitu sulit akses untuk menuju lokasi, dari jalan raya Baosanlor – Mrayan, masuk kurang lebih 500 meter untuk parkir kendaraan, yang dilanjut dengan berjalan kaki sampai dengan lokasi air terjun kurang lebih 20 menit.

6. Air Terjun Juruk Klenteng, Sawoo


Air terjun Juruk Klenteng atau air terjun Tumpuk adalah air terjun yang terletak di Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Air terjun ini berlokasi di perbatasan Ponorogo dan Trenggalek. Dinamakan air terjun Juruk Klenteng karena tempatnya yang menjuruk kedalam dihimpit dua tebing gunung bebatuan. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter ini. Pada ujung bawah air terjun terdapat sendang yang airnya terlihat hijau yang disebut kedung.

7. Air Terjun Sadranan, Slahung



Air Terjun Sadranan terletak di lereng Bukit Pringgitan, tepatnya di Desa Broto Kecamatan Slahung Ponorogo. Lokasinya sangat sederhana. Kendaraan dititipkan kepada warga terlebih dahulu ketika menuju ke lokasi. Setelah itu, jalan setapak dengan melewati pematang sawah. Tidak terlalu jauh. Namun wisata ini memang agak tersembunyi dari telinga masyarakat Ponorogo sendiri, terlebih masyarakat dari luar Ponorogo.

Beberapa keunikan dari air terjun ini, diantaranya lokasi dengan belum ada modifikasi. Kedinginan air yang merupakan satu nilai tersendiri dari objek wisata air terjun. Wisata alam murni adalah salah satu target utama bagi penikmat alam. Namun sayang, ketika musim kemarau air terjun sadranan mengalami kekeringan. Jadi, air terjun sadranan bias dinikmati warga ketika musim penghujan.

8. Air Terjun Plasur, Sampung




Plasur adalah sebuah objak wisata yang berada di desa Kunthi kecamatan Sampung Ponorogo Jawa Timur. Air terjun ini banyak dikunjungi ketika hari-hari libur. Keindahan air terjun ini terdiri atas tiga, pertama di atas gunung, dan yang dua berada dibawah. Akses jalan menuju air terjun plasur cukup sulit. Karena melewati sawah,gunung dan sungai.Air terjun ini jauh dari rumah penduduk. Dan biasanya untuk menempuh perjalanan menuju Air terjun Plasur kendaraan ditaruh di rumah penduduk dan berjalan kaki. Karena jalan menuju objek tersebut tidak dapat dijangkau dengan kendaraan. Pemandangan alam yang sangat asri, dan masih alami membuat objek wisata ini menarik untuk dikunjungi. Ojek wisata ini harusnya dikembangkan oleh pemerintah daerah tersebut. Sehingga keindahan objek wisata ini dapat menarik banyak pengunjung.

9. Air Terjun Sunggah, Ngrayun




Air Terjun Sunggah berada di Dukuh Sambi Desa Selur Kecamatan Ngrayun Ponorogo.
Kecamatan Ngrayun kaya akan potensi alam yang harus dilestarikan disamping potensi empon - empon melimpah juga kuliner yang tak kalah menarik dan unik.

Mempunyai ketinggian +/- 50 meter dan debit air yang sangat deras jatuh mengenai bebatuan besar ada di bawahnya menimbulkan suara gemericik dan bulir bulir air menambah suasana asri.

10. Air Terjun Mertapan, Bungkal

Air terjun ini terletak di Desa Munggu Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur. Air terjun ini tidak sebesar air terjun yang terkenal di Indonesia, tapi air terjun Mertapan tidak kalah cantik pemandanganya dengan air terjun yang lain. Dan kelestarian di sekitarnya masih sangat terjaga dengan baik, karena penduduk sekitarnya sangat menghagai kekayaan alam di sana. Perjalanan untuk menuju ke air terjun dari tempat pemukiman warga juga tidak terlalu jauh. Meskipun naik turun gunung dengan lelah itu semua akan terbayarkan ketika kalian sampai di air terjun itu.


11. Air Terjun Kedung Mimang, Balong


Air Terjun Kedung Mimang tepat berada diantara dua gunung yaitu gunung Rimbung dan gunung Rajek wesi. Air terjun ini memiliki ketinggian lebih dari 15 m dengan lingkungan udara yang sejuk dan kondisi yang masih alami. Konon menurut cerita warga setempat air terjun ini bisa membuat awet muda.

Tempat itu betul-betul masih alami dan masih jarang sekali dijamah manusia. Lokasi wisata air terjun disana cukup menantang terutama bagi kelompok pecinta alam. Selain harus ditempuh dengan jalan kaki melalui jalan setapak yang tidak kurang dari 2 km,disekitar lokasi juga terdapat tempat yang bisa dipakai untuk kegiatan panjat tebing.

Lokasi :
Desa Karang Patihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Propinsi Jawa Timur.

12. Air Terjun Coban Lawe, Pudak


Ponorogo begitu banyak menyimpan potensi alam yang belum di ekspose, khususnya di daerah timur arah kota kecamatan Pulung, Kecamatan Pudak dan Kecamatan Sooko.

Potensi alam tersebut masih asri dan "perawan", walau rute menuju lokasi masih jalan makadam dan jalan setapak tidak menjadi masalah dan akan terbayar dengan keindahan dan segarnya air yg mengalir sangat deras walau musim panaspun.

33km dari alun2 ponorogo kami tempuh dalam waktu 56menit. Dari Alun-2 kami menuju ke arah timur Kecamatan Pulung, di perjalanan akan disuguhi indahnya perbukitan nan hijau pada area perkebunan minyak kayu putih, bila memakai kendaraan pribadi setelah pabrik minyak kayu putik kita akan menemukan POM bensin terakhir sebelum menuju lokasi. 

Memasuki perempatan /polsek pulung kita akan disuguhi beraneka macam kuliner mulai dari sate kambing, nasi pecel sampai nasi gegog di seputar pasar Pulung, beberapa menit kemudian di kanan kiri jalan anda akan mendapati hamparan sawah yg sangat menarik tidak kalah dengan persawahan yg terkenal di bali, sampailah kita di Kantor Kelurahan Krisik, bila kita mengunakan kendaraan roda4 di situlah tempat terakhir kita parkir, Kondisi jalan menuju Coban Lawe hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua, sekitar 500 meter dari jalan raya (pertigaan depan Kantor desa Krisik) kondisi jalan masih makadam sehingga ini akan menyulitkan pengendara untuk naik.

Kemudian jalan yang berada di tengah hutan pinus hanya jalan setapak, sudah bisa dilalui dengan kendaraan roda dua namun harus dengan kehati-hatian, jika ceroboh tidak menuntut kemungkinan terpeleset dan juga masuk jurang.

Lokasi :
Desa Krisik , Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo

13. Air Terjun Coban Lawe Kalih, Pudak





Air Terjun Coban Lawe 2 letaknya +/- 2km dari Coban Lawe 1. Dengan jalan setapak melewati sela-sela pepohonan besar dan lebat. Anda akan disuguhi suasana hutan belantara "Kalimantan" plus hamparan rumput gajah, pohon bambu serta beraneka macam serangga unik dan jarang kita liat, untuk pecinta fotografi macro coban lawe sangat ideal dimana stok dan jenis serangganya sangat berfariasi dan melimpah.

20 menit perjalanan santai sampailah ke Coban Lawe 2 atau biasa disebut Coban Seket atau Coban Lima Puluh.

Di sini kondisi air terjunya lebih tinggi dan tanamanya lebat karena sangat jarang dikunjungi wisatawan dan penduduk sekitar, percikan air dingin air terjun diterpa angin mampu menghapus rasa lelah kita setelah berjalan +/- 2km.

14. Air Terjun Kokok/Mlaten/Sendang Sawoo


Terletak di Dusun Temon Desa Temon Kecamatan Sawoo Ponorogo, terdapat Air Tejun Kokok/ Mlaten /Sendang Sawoo. Rute traking cukup menantang naik turun perbukitan di sekelilingnya terhampar pesawahan menghijau di kanan kiri nya, Tempat ini bisa di akses memakai kendaraan roda 4 dan roda 2.

Dengan rute dari pasar Sawoo belok ke kiri (jalan menurun) menuju pertigaan Tumpak Pelem berjarak +/- 7Km, setelah sampai di pertigaan ambil jalan kiri menuju Desa Temon berjarak +/- 3Km,rute ini bisa kita lalui sebelum ke obyek wisata Gunung Bedes.

Terlihat sebelah kiri jalan terdapat baliho kecil foto air terjun, setelah berbelok ke kiri mengikuti petunjuk arah sampailan ke parkiran kendaraan yg sudah dikelola oleh karang taruna dusun tersebut, jasa parkir Rp.2.000,- tampak beberapa orang berjualan air mineral, juice dan kelapa muda.

15. Air Terjun Setapak, Pulung




Air Terjun Setapak berada di desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.


16. Air Terjun Dewa Siwar, Slahung



Air terjun DEWA SIWAR merupakan destinasi wisata yang ada di desa Duri Slahung Ponorogo, air terjun ini ditemukan oleh karang taruna desa Duri PUTRA BRONTOSENO saat perjalanan napak tilas.

17. Air Terjun Watuondo



Air Terjun Watuondo tersembunyi di antara perbukitan Cepoko, Selur dan Gajah, yang airnya tidak pernah kering walau musim kemarau. Terletak di Desa Munggu Dukuh Sumberejo Selatan atau sering di sebut Dangbengak oleh warga sekitarnya. 3 Km dari pertigaan menuju Desa Munggu Kecamatan Bungkal.
Setelah memarkir kendaraan di tempat yang sudah di sediakan, pengunjung di sambut dengan jalan tanah datar dan beberapa menanjak, tanaman karet, padi, cabai dan empon empon terdapat di kanan kiri nya.

18. Air Terjun Kali Malang, Sawoo



Berada di desa Temon Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, Daerah ini terdapat aliran besar sungai yang panjang, beberapa titik aliran sungai terdapat air terjun diseratai bebatuan besar yang begitu mempesona, salah satunya Air Terjun Kali Malang, oleh penduduk sekitar dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan pengairan sawah warga sekitarnya, terdapat beberapa pipa besar yang dialirkan ke pemukiman warga.

Tempat ini juga dimanfaatkan oleh anak anak kecil dan pemuda desa berenang dan bermain di sekitarnya, ada beberapa kubangan yg mempunyai kedalaman sampai 7 meter dan banyak juga mempunyai kedalaman kurang dari 1 meter, bila bermain di sini hati hati dan bertanyalah pada guide /pengantar yang sudah disediakan di tempat parkir kendaraan, mereka terdiri dari kelompok anak muda Karang Taruna Desa Temon dengan gigih dan sukarela mengembangkan potensi wisata daerahnya.

Lokasi Air Terjun Kali Malang Temon Sawoo ini berdekatan dengan lokasi Air Terjun Kokok / Mlaten / Sendang Sawoo, jika Anda berkunjung ke sini Anda akan mendapatkan spot ini juga sebagai bonus dan tidak kalah bagusnya dengan spot utama.

Dengan rute dari pasar Sawoo belok ke kiri (jalan menurun) menuju pertigaan Tumpak Pelem berjarak +/- 7Km, setelah sampai di pertigaan ambil jalan kiri menuju Desa Temon berjarak +/- 3Km,rute ini bisa kita lalui sebelum ke obyek wisata Gunung Bedes.

19. Air Terjun Sabrangan,  Balong


Berada di desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.


Sumber : 
http://www.pariwisataponorogo.com
http://www.asliponorogo.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar